Dough Hook (Mata Hook) untuk Planetary Mixer B-20 Crown Horeca dirancang khusus untuk pengadukan adonan kalis pada mesin berkapasitas 20 liter.
Spesifikasi Sparepart Dough Hook B-20 Crown
Jenis Pengaduk: Hook spiral / pengait adonan
Fungsi Utama: Mengaduk adonan berat yang bersifat kalis dan elastis, seperti adonan roti, donat,pao, atau mie.
Kompatibilitas Mesin: Crown Horeca Planetary Mixer tipe B-20 (Kapasitas Bowl 20 Liter)
Material: Besi baja / logam paduan makanan (food grade) yang kuat menahan beban putaran adonan kental.
Sistem Pemasangan: Menggunakan slot pen pengunci khas mixer planetary (dimasukkan ke soket lalu diputar hingga mengunci/mentok).
TANDA HARUS GANTI SPAREPART HOOK CROWN
Perubahan Fisik dan Deformasi (Bengkok atau Melar)
Kait Bengkok: Bentuk spiral atau lengkungan hook berubah atau tidak presisi lagi akibat sering memutar adonan yang terlalu padat/melebihi kapasitas.
Keretakan: Muncul retakan halus di sepanjang pengait badan, terutama pada bagian leher atau area sambungan pengait atas (mahkota/as). Jangan gunakan kembali jika sudah retak karena berisiko patah dan serpihannya masuk ke dalam adonan roti
Kerusakan pada Area Sambungan (Crown / Lubang As)
Lubang As Aus atau Longgar: Bagian crown (head hook tempat masuknya pin pengunci poros mixer) sudah aus, terkikis, atau longgar.
Sering Lepas Saat Mengaduk: Jika hook tiba-tiba terlepas sendiri dari poros kepala mixer ketika sedang beroperasi, ini tanda pengait di atasnya sudah rusak berat.
Lapisan Chrome Terkelupas (Isu Higienitas)
Kait bawaan umumnya berbahan alloy atau besi berlapis. Jika lapisan terluarnya mulai terkelupas, mengelupas, atau berkarat, ini merupakan tanda fatal. Karat atau serpihan logam berisiko merusak adonan makanan Anda.
Putaran Mixer Menjadi Goyang (Unbalanced)
Jika saat mengaduk adonan mesin mixer bergetar sangat hebat tidak seperti biasanya, atau hook membentur dinding bowl (mangkok mixer), hal ini menandakan titik sentral karena hook sudah tidak lurus (unbalanced).
Pemeriksaan Visual dan Fisik (Visual Inspection)
Kerapuhan / Keausan: Periksa apakah ada retak, keausan berlebih, atau tanda-tanda perubahan bentuk (bending) pada badan hook.
Lebar Bukaan (Lebar Tenggorokan): Ukur lebar bukaan kait. Jika ada penambahan ukuran atau bukaan melebihi batas toleransi pabrikan (biasanya >10%), kait harus segera diganti.
Kunci Pengaman (Hook Latch): Pastikan pengunci latch terpasang dengan baik, tidak patah, dan bisa menutup sempurna untuk menahan sling agar tidak lepas.
Pelumasan (Pelumasan)
Berikan gemuk (grease) atau pelumas secara berkala pada bagian poros putar (swivel hook) agar pergerakannya tetap halus dan tidak seret saat menahan beban.
Bersihkan kotoran atau sisa debu yang menempel sebelum memberikan pelumas baru.
Cara Perawatan Pengaduk Spiral (Spiral Hook) B-20
Cara Pembersihan Setelah Pemakaian
Segera Bersihkan: Jangan biarkan sisa adonan mengering dan menekan pada kait karena akan lebih sulit dibersihkan dan memicu korosi jika dibiarkan terlalu lama.
Terlepas Hook Terlebih Dahulu: Matikan mesin dan turunkan bowl, lalu lepas pengaduk dengan mengikuti alur pin pengunci. Jangan pernah membersihkan hook saat masih terpasang di poros mesin yang menyala.
Gunakan Air Hangat dan Sabun Lembut: Cuci hook menggunakan air hangat dan sabun cuci piring spons halus. Hindari sabut besi (steel wool) atau sikat kawat yang dapat mengikis lapisan pelindung stainless steel sehingga menyebabkannya mudah berkarat.
Keringkan Secara Total: Setelah dicuci, lap hook menggunakan kain kering berbahan mikrofiber hingga benar-benar kering sebelum disimpan.
Aturan Pengoperasian untuk memerintahkan Kerusakan
Wajib Gunakan Kecepatan Rendah (Kecepatan 1): Saat mengaduk adonan berat atau padat menggunakan spiral hook, Anda wajib menggunakan Kecepatan 1. Memaksakan hook bekerja di kecepatan 2 atau 3 pada adonan berat akan membuat poros melengkung dan merusak komponen internal seperti Gear Nanas atau Gear Ulir di dalam mesin mixer.
Matikan Mesin Sebelum Pindah Kecepatan: Jika Anda perlu mengubah kecepatan mixer, pastikan untuk mematikan mesin terlebih dahulu sebelum menggeser tuas transmisi agar persneling tidak cepat aus atau rompal.
Patuhi Kapasitas Maksimal: Mixer B-20 memiliki kapasitas tangki 20 liter, namun untuk adonan tepung kering berat, batasi maksimal 2 kg tepung agar motor penggerak dan hook tidak mengalami kelebihan beban.
Penyimpanan dan Pemeriksaan Berkala
Simpan di Tempat Kering: Taruh hook di rak atau wadah yang kering dengan sirkulasi udara baik. Jangan menumpuknya dengan peralatan logam berat lain yang bisa membuatnya penyok.
Cek Alur Pasak (Pin Lock): Periksa lubang dan alur pengunci di bagian atas hook secara berkala. Pastikan tidak ada keausan atau longgar berlebih saat dipasang ke poros mixer agar putaran pengadukan tetap stabil.
Gunakan Food Grade Grease jika diperlukan: Berikan sedikit pelumas khusus makanan (food grade gemuk) pada bagian poros sambungan (pin) mixer agar pemasangan dan pelepasan hook tetap lancar dan terhindar dari kesalahan kasar.
SPAREPART BERKAH DISTRIBUTOR ADALAH RESMI MAHKOTA















Reviews
There are no reviews yet