Gir internal 67T pada planetary mixer  berfungsi sebagai cincin roda gigi stasioner (ring gear) yang mengendalikan gerakan “mengelilingi” dari alat pengaduk . Sistem ini memanfaatkan prinsip kerja roda gigi planet (epicyclic gear system) untuk menghasilkan gerakan ganda yang sangat efektif.Â
-
- Menciptakan gerakan planet : Gir internal ini dipasang tetap di dalam gearbox  mixer. Saat gir tengah (sun gear) berputar, gir-gir planet yang terpasang pada pembawa gir akan berputar di sepanjang bagian dalam gir internal yang stasioner ini. Gerakan inilah yang membuat alat pengaduk bergerak mengelilingi mangkuk, mirip dengan cara planet mengorbit matahari.
- Menghasilkan rotasi ganda : Selain memutar sekeliling mangkuk, alat pengaduk juga berputar pada porosnya sendiri. Interaksi antara gir planet dan gir internal 67T inilah yang memungkinkan terjadinya gerakan ganda ini secara simultan, sehingga proses pencampuran menjadi lebih menyeluruh dan tidak meninggalkan sisa adonan di sisi mangkuk .
- Transmisi torsi dan kecepatan : Sama seperti sistem roda gigi lainnya, gir internal 67T membantu dalam transmisi daya dan torsi dari motor ke alat pengaduk, sambil mengurangi kecepatan putaran yang sesuai untuk membuat adonan atau campuran. Angka “67T” mengacu pada jumlah gigi yang ada, yang merupakan bagian dari perhitungan rasio transmisi mixer.
- Kekuatan dan ketahanan : Menggunakan gir yang terbuat dari bahan baja paduan yang dikeraskan ( hardened alloy steel gears ), sistem gir ini dikenal sangat kokoh dan tahan lama. Hal ini memungkinkan mixer untuk menangani adonan yang berat dan padat dengan efisien tanpa mengalami keausan berlebih.Â
TANDA HARUS GANTI SPAREPART 67T
Pengaduk Hanya Berputar di Tempat (Tidak Mengorbit)
• Gejala: Alat pengaduk (hook, beater, atau whisk) masih berputar pada porosnya sendiri, tetapi berhenti bergerak mengelilingi wadah/mangkuk (gerakan planetnya macet).
• Penyebab: Mata gigi bagian dalam pada internal gear 67T sudah aus, rompal, atau terkikis habis. Akibatnya, gir nanas kehilangan pijakan untuk mendorong kepala mixer berputar mengitari mangkuk.
Terdengar Suara Kasar, Berisik, atau “Krek-Krek” Saat Mixer Bekerja
• Gejala: Muncul suara gesekan logam atau bunyi hantaman bising yang tidak biasa dari bagian kepala mixer, terutama saat diberi beban adonan.
• Penyebab: Jarak antar gigi (gear clearance) sudah longgar atau ada beberapa mata gigi dari total 67 gigi tersebut yang patah, sehingga putarannya melompati jalur gigi.
Putaran Mixer Tersendat-sendat (Goyang/Tidak Stabil)
• Gejala: Gerakan memutar mengelilingi wadah terasa tidak mulus, sering kali tersendat pada titik tertentu, atau kepala penggerak bergoyang tidak wajar.
• Penyebab: Kerusakan gigi biasanya tidak merata. Bagian gir yang rompangnya akan membuat putaran slip sesaat sebelum bisa berputar kembali saat menyentuh bagian gigi yang masih utuh.
Mixer Kehilangan Tenaga Saat Mengaduk Adonan Berat
• Gejala: Ketika diisi adonan padat (heavy dough seperti roti), mixer mendadak macet atau putaran orbitnya berhenti total, meskipun suara dinamo motor masih terdengar menyala.
• Penyebab: Gigi internal gear yang sudah tipis tidak lagi mampu menahan tekanan torsi yang dihasilkan oleh dinamo motor saat menghadapi perlawanan dari adonan padat.
Ditemukan Serpihan Besi/Logam pada Pelumas (Gris)
• Gejala: Saat Anda melakukan perawatan atau membongkar kepala mixer, pelumas/kemiri (grease) di dalam kompartemen gir dipenuhi serpihan atau bubuk besi halus.
• Penyebab: Terjadi pengikisan ekstrem akibat gesekan antar roda gigi logam yang sudah aus atau tidak presisi.
PERAWATAN SPAREPART 67T
Pelumasan Berkala (Greasing)
• Gunakan Food Grade Grease: Pastikan selalu menggunakan gemuk khusus bersertifikat aman untuk makanan. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi kebocoran mikro agar adonan Anda tidak terkontaminasi bahan kimia berbahaya.
• Bersihkan Sisa Grease Lama: Sebelum mengoleskan yang baru, bersihkan sisa-sisa grease lama yang sudah menghitam, kering, atau tercampur remah adonan menggunakan kain lap bersih.
• Jadwal Rutin: Lakukan pemberian gemuk ulang setiap 3 hingga 6 bulan sekali, tergantung pada intensitas pemakaian mesin. Oleskan secara merata dan jangan terlalu berlebihan karena bisa membuat putaran mesin terasa berat dan panas.
Patuhi Kapasitas Maksimal Adonan (Anti-Overload)
• Kapasitas DMX-H20: Mesin ini memiliki kapasitas mangkuk 20 Liter dengan batas maksimal 5 kg tepung kering atau sekitar 7 kg adonan padat.
• Jika Anda sering membuat adonan kalis yang kental/liat (seperti adonan roti atau donat), kurangi takaran dari batas maksimal tersebut agar kerja roda gigi tidak terlalu dipaksa.
Matikan Mesin Sebelum Mengubah Kecepatan (Speed)
• Aturan Mutlak: Selalu matikan mesin terlebih dahulu sebelum memindahkan tuas kecepatan.
• Mengubah kecepatan saat mixer sedang berputar akan menyebabkan benturan keras (clashing) antar roda gigi di dalam gearbox, yang dapat mematahkan mata gigi Internal Gear 67T maupun Yellow Gear/Gear Nanas pendukungnya.
Gunakan Pengaduk Sesuai Karakteristik Adonan
• Spiral (Hook): Khusus untuk adonan berat dan kental (roti, donat, mie) dengan kecepatan rendah (Speed 1).
• Beater (Kipas): Untuk adonan sedang atau pasta (kue kering, mentega) dengan kecepatan menengah (Speed 2).
• Whip (Balon): Khusus untuk adonan encer (telur, krim, susu) dengan kecepatan tinggi (Speed 3). Jangan sekali-kali mengocok adonan berat menggunakan whip karena akan langsung merusak transmisi gigi.
Deteksi Dini Gejala Kerusakan
Lakukan pengecekan visual atau pendengaran saat mesin beroperasi. Jika Anda mendengar suara putaran yang kasar (krek-krek) atau mendapati serbuk besi halus di area bawah gearbox, itu menandakan dinding internal gear mulai terkikis. Segera lakukan pembongkaran untuk greasing ulang atau ganti suku cadang jika mata gigi sudah aus.
Blessing Equipment adalah Distributor Internal Gear / Inner Gear DMX-H20 Planetary Mixer Fomac. Pastikan Anda mendapatkan kualitas yang terbaik di Blessing Equipment.
BLESSING SPAREPART ADALAH DISTRIBUTOR RESMI FOMAC
















